Bengawan Solo Siaga

bengawan solo

Bengawan Solo Siaga Hijau

Bojonegoro memang dearah ‘endemis’ banjir, hal ini memang sudah suratan dariNya. Tinggal kita saja bagaimana menyikapi ‘rumah’ kita yang demikian. Dan beginilah ‘rutinitas’ tiap musimnya. Oleh karena itu kita harus bisa menyikapi dengan cepat dan cerdas.

Hari ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, menetapkan status sungai Bengawan Solo siaga satu (Siaga Hijau).
Perubahan status ini setelah ada kenaikan debit air setiap harinya, yang berpotensi membanjiri pemukiman warga. Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo terus naik. Pada pukul 03.00 Karangnongko sudah masuk siaga hijau, sedangkan di Bojonegoro tinggi muka air menyentuh 13.10 pheilschal. Kemudian pukul 06.00 naik 27.16 pheilschall, dan di Bojonegoro 13.30 pheilschal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro mengatakan, sungai bengawan Solo sudah level siaga hijau, sebab selama tiga hari ini airnya terus naik .
Walaupun air Bengawan Solo belum meluber ke pemukiman dan lahan pertanian, BPBD sudah menyiapkan logistik untuk diletakkan di masing-masing Desa yang berpotensi banjir. Saat ini, bagian hulu Sungai Bengawan Solo sudah banjir. Artinya, beberapa wilayah yang dilintasi Bengawan Solo seperti Bojonegoro berpotensi banjir. Warga diimbau untuk berhati-hati, dan menjaga anggota keluarganya agar tak terlalu dekat ke sungai terpanjang di pulau jawa tersebut. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan penyakit tertentu pula. Semoga kita selalu sehat.