Cara Berhindar dari Gempa

Gempa bumi

Geografis Indonesia tidak hanya berada pada lintasan khtulistiwa, tetapi juga diatas lintasan cincin api serta berada diatas pertemuan lempeng bumi yang tidak terlalu stabil. Oleh karena itu pergerakan lempeng bumi atau gempa sering terjadi sepanjang garis pertemuan lempeng yang berada di Indonesia. Begitu juga kemarin 2 Maret 2016, di Indonesia telah terjadi lebih dari 3 gempa yang berkekuatan diatas 4 skala richter di sebelah barat Sumatra, sebelah selatan Jawa serta di laut Aru. Namun yang paling besar gempa yang terjadi di sebelah barat Sumatra, walau tidak menimbulkan kerusakan hebat seperti gempa Aceh 12 tahun yang lalu. Dan walau sebelumnya diprediksi menimbulkan tsunami, ternyata juga tidak terjadi tsunami. Pagi ini tadi 3 Maret 2016 juga telah terjadi gempa susulan yang berskala lebih kecil, yang berarti di titik tersebut masih labil.

Gempa memang salah satu resiko geografis Indonesia. Oleh karena itu kita sudah seharusnya mengantisipasi setiap hal yang terkait dengan gempa.

Cara Menghadapi Gempa Bumi

Bila berada di dalam rumah:

  • Jangan panik dan jangan berlari keluar, berlindunglah di bawah meja atau tempat tidur.
  • Bila tidak ada, lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya.
  • Jauhi rak buku, lemari dan kaca jendela.
  • Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh, benda-benda yang tergantung di dinding dan sebagainya.

Bila berada di luar ruangan:

  • Jauhi bangunan tinggi, dinding, tebing terjal, pusat listrik dan tiang listrik, papan reklame, pohon yang tinggi dan sebagainya.
  • Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.

Bila berada di dalam ruangan umum:

  • Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.
  • Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak, lemari, kaca jendela dan sebagainya.

Bila sedang mengendarai kendaraan:

  • Segera hentikan di tempat yang terbuka.
  • Jangan berhenti di atas jembatan atau di bawah jembatan layang/jembatan penyeberangan, pohon, papan reklame.

Bila sedang berada di gedung, mall, bioskop dan lantai dasar mall:

  • Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan.
  • Ikuti semua petunjuk keselamatan dari pegawai atau satpam.

Bila sedang berada di dalam lift:

  • Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Lebih baik menggunakan tangga darurat.
  • Jika anda merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol.
  • Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah.
  • Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

Bila sedang berada di dalam kereta api:

  • Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak
  • Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta
  • Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan

Bila sedang berada di gunung/pantai:

  • Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman.
  • Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika Anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

Beri pertolongan:

  • Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar Anda.

Evakuasi:

  • Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempa bumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki di bawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah. Bawalah barang-barang secukupnya.

Dengarkan informasi:

  • Saat gempa bumi terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi yang tidak jelas.

Itulah salah satu resiko tinggal di daerah pertemuan antara beberapa lempeng bumi, sehingga kekurang stabilan lempeng akan menyebabkan gempa. Tetapi kalau kita memahami dengan baik hal ikhwal yang terkait gempa, kita tidak akan terlalu cemas dan selalu berdo’a kepada Allah SwT.  Semoga kita selalu sehat.