Deteksi Gangguan Jantung

Penyakit Jantung Yang Sering Dijumpai

Nyeri dada selalu diidentikkan dengan sakit jantung, walau sebenarnya banyak gejala yang mirip dengan sakit atau gejala yang menyerupai. Dan gejala seperti ini di era sekarang semakin sering dijumpai, seiring dengan maraknya kuliner yang menjadi salah satu pemicunya. Dengan berubahnya gaya hidup yang serba IT juga menambah keluhan serupa bahkan pada usia anak dan remaja yang mestinya belum pantas mengeluh seperti itu. Terbatasnya aktivitas sehingga tertumpuknya lemak pada tubuh akan semakin menambah keluhan ini yang lebih mengarah pada gangguan fungsi jantung. Apalagi terbentuknya mindset bahwa tubuh gemuk itu sehat, semakin menambah deretan pasien yang harus dirawat di rumah sakit.

Sakit jantung merupakan sebuah kondisi yang menyebabkan jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, misalnya otot jantung yang lemah atau terdapat celah diantara serambi kanan dan serambi kiri disebabkan tidak sempurnanya pembentukan lapisan yang memisahkan antara kedua serambi saat penderita masih didalam kandungan dan hal ini yang menyebabkan darah bersih dan darah kotor tercampur.

Gejala yang paling umum dari penderita penyakit jantung adalah nyeri di dada pada salah satu bagian tubuh manusia, dan atau menjalar dari dada ke lengan, bahu, leher, gigi rahang, daerah perut atau punggung. Seseorang yang menderita penyakit jantung mempunyai gejala sebagai berikut :

  1. Pencernaan yang sering terganggu
  2. Tekanan seperti meremas pada bagian dada
  3. Kegelisahan
  4. Batuk
  5. Pingsan
  6. Pusing
  7. Mual atau muntah
  8. Palpitasi ( detak jantung berdenyut terlalu cepat atau tidak teratur )
  9. Sesak napas
  10. Berkeringat berlebihan

Mendeteksi penyakit jantung secara dini sebenarnya bisa dengan mudah dilakukan. Faktor resiko yang dengan mudah dan relatif sangat murah di periksa adalah riwayat keluarga yang menderita penyakit jantung atau stroke, tekanan darah tinggi, merokok, berat badan berlebih (obesitas), kelebihan kolesterol (disiplidemia), kencing manis (diabetes militus).

Orang yang mempunyai orang tua kandung atau saudara kandung yang meninggal tiba-tiba, atau mengalami serangan jantung atau stroke pada usia dibawah 60 tahun harus lebih tanggap dan waspada. Dan seharusnya sejak dini melakukan gaya hidup sehat (tidak merokok, rajin olahraga, makan-makanan sehat-seimbang dll).

Tekanan darah tinggi di deteksi dengan memeriksakan tekanan darah, pertama kali pada usia remaja, kemudian sebelum memasuki lapangan kerja, bila normal, sekurang-kurangnya di ulangi pada usia 40 tahun, dan bila ada keluhan, dianjurkan diperiksa secara rutin. Kadar gula darah, sebaiknya juga harus di deteksi pada usia dini terutama bila penderita ada riwayat kencing manis di dalam keluarga kandung.

Itulah beberapa poin penting yang harus diwaspadai  dan sangat mudah dilaksanakan terkait dengan keluhan nyeri dada yang mengarah ke sakit jantung. Sebenarnya sederhana saja, kalau memang khawatir dan takut terganggu jantungnya, ya harus konsekuen melakukan hal bisa menghindarkan yang dengan mudah dilakukan seperti diatas. Semoga kita selalu sehat.