IMG_4509

Bukan Sekedar Teh

Terkadang kita menikmati suatu makanan ataupun minuman tidak terpikir bahan asalnya. Begitu juga saat kita menerima sajian dan akan menikmati minuman teh misalnya. Mungkin masih sedikit yang memikirkan pemilihan bahan yang akan dinikmati, apalagi sampai penentuan kualitasnya.

Sebelum empat dekade yang lalu, teh disajikan langsung dengan rajangan daun teh yang diseduh. Terkadang langsung disajikan, terkadang pula disaring terlebih dahulu agar lebih nyaman dinikmati.

Sejak tahun 1977 muncul inovasi baru sajian teh dengan kemasan botol. Setelah itu berbagai inovasi lain menyusul, seperti teh celup ataupun dalam kemasan kotak, sehingga seakan menenggelamkan sajian cara sebelumnya.

Baru setelah era reformasi seakan kita diserbu produk mancanegara walau tetap bertajuk teh namun dengan predikat plus plus, antara lain sebagai terapi dan masih banyak lagi.

Saat ini teh sudah dikelola secara profesional baik pemilihan bahan, kualitas maupun style kemasan. Dan menawarkan aneka rasa maupun kelebihan fungsinya selain sebagai minuman penyegar. Namun semuanya masih sebatas bahan serta kemasan.

Lain halnya dengan Jepang yang memiliki tradisi tersendiri terkait teh. Bahkan merupakan budaya tersendiri bagaimana memperlakukan teh mulai dari pemilihan bahan mentah sampai cara meminumnya, seakan mempunyai SOP tersendiri dan dilakukan secara standart.

Dengan coretan teh diatas tentunya bisa menjadikan inspirasi untuk produk kita yang lain, agar lebih menarik dan tentunya lebih mempunyai nilai tambah. Apalagi produk yang kita pasarkan mempunyai khasiat lain. Lengkapilah dengan ijin resmi yang berwenang, termasuk sertifikat khalal kalau memang perlu. Tulis komposisi dengan jelas dan semua yang terkait dengan produk. Yang juga sangat penting, kemaslah dengan aman dan menarik, sehingga nilai tambah jelas sesuai didapatkan. Apalagi kalau ada khasiat sehat, akan semakin banyak minat. Semoga kita selalu sehat.