Sanksi Air Zamzam di Koper

Jamaah haji  gelombang 1 kloter awal sudah dalam proses pemeriksaan imigrasi untuk pulang ke tanah air. Namu pada pemeriksaan koper jamaah, ditemui kendala membawa barang bawaan yang melanggar ketentuan penerbangan.

Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat mengatakan bahwa hasil pemeriksaan koper jamaah haji di bandara, ditemukan tiga koper yang menyimpan air zamzam. Ketiga koper itu akhirnya dibongkar untuk dikeluarkan air zamzamnya.”Di hari pertama penimbangan, koper langsung dikirim ke bandara. Kami mendapatkan kabar dari Jeddah bahwa ada 3 tas yang didalamnya ada air zamzam dan itu sudah kita bongkar untuk dikeluarkan,” demikian penjelasan Arsyad Hidayat usai memantau pemulangan jamaah haji kloter 01 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 01) di Mifalah-Makkah, Sabtu (17/09/2016).

Menurut Arsyad, semua koper harus steril dari barang terlarang dalam penerbangan, termasuk air Zamzam. Arsyad berharap jumlah tiga koper ini menunjukan mayoritas jamaah sudah memiliki kesadaran tentang larangan menyimpan air Zamzam. “Sosialisasi yang kita lakukan selama ini efektif. Mudah-mudahan ke depan sama,” harapnya.

Arsyad mengingatkan, adanya air Zamzam atau barang terlarang di tas koper jamaah bisa menyebabkan delay pesawat yang akan berefek pada penerbangan selanjutnya. Selain itu, dimungkinkan juga jamaah pulang tanpa membawa tas koper karena otoritas bandara memutuskan untuk tidak membawanya. “Kami tidak menginginkan kondisi ini. Karenanya, mohon bantuan seluruh jamaah haji agar kondisi awal yang sudah baik ini bisa dipertahankan,” ujarnya.

Dijumpai saat akan pulang ke Tanah Air, Ketua Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 01) mengaku setelah mendapat arahan dari Kepala Daker dan Kepala Sektor terkait larangan barang bawaan, pihaknya langsung mensosialisasikan hal itu kepada jamaah. Tidak hanya soal larangan yag disosialisasikan, tetapi juga terkait risiko jika melanggar. “Kita sampaikan, jika larangan dilanggar, maka risiko yang terjadi menjadi tanggung jawab jamaah dan jika barangnya tidak dibawa, panitia di sini tidak bertanggung jawab,” tandasnya sembari berharap jamaah haji Indonesia akan patuh dan taat teradap aturan ini.

Penemuan barang bawaan yang terlarang didalam koper ini menunjukkan beberapa jamaah yang kurang patuh terhadap ketentuan penerbangan, yang dikhawatirkan bisa mengganggu keselamatan penerbangan. Diharapkan hal yang merugikan banyak pihak ini tidak akan terjadi lagi. Patuhilah aturan yang ada, termasuk salah satu menjaga kemabruran hajinya. Semoga kita selalu sehat.

Sumber : Kemenag