Teh Kemasan Semprot

Siapapun pernah mencicipi teh sebagai minuman yang banyak digemari oleh sebagai pelega dahaga. Bahkan warga Jepang menempatkan teh sebagai minuman kehormatan, yang penyajiannya dengan cara ritual tertentu. Tidak sedikit pula teh digunakan sebagai ‘obat’ tertentu mulai sebagai terapi diare sampai digunakan sebagai obat penyemangat, tentunya dengan tambahan formula khusus.

Setiap saat akan muncul suatu inovasi untuk sesuatu yang bisa menciptakan nilai tambah. Kali ini teh sebagai salah satu minuman santai, telah mengalami banyak perubahan. Kalau pada awalnya dulu teh harus langsung kita seduh, kemudian berkembang dikemas dalam botol atau kotak yang siap saji. Tak lama kemudian hadir dengan kemasan celup, atau dikemas tapi tetap diseduh.

Kali ini timbul inovasi baru teh disajikan dengan cara lain, teh siap saji yang dikemas seperti jelly rambut yang langsung disemprotkan ke gelas dan siap diseduh. Andalan innovator adalah meniadakan kantong celup yang biasa digunakan sebagai bungkus teh agar tidak ‘mengotori’ minuman yang akan disajikan. Sehingga teh ini akan terbebas dari bahan kantong sebagai kemasan yang terseduh dengan air mendidih.

Beberapa waktu kemasan saset teh sempat menimbulkan kontroversi karena disinyalir mengganggu kesehatan dan limbah sasetnya akan mengganggu keseimbangn ekosistem. Sehingga dengan demikian mulai bermunculan cara penyajian minuman santai yang banyak digemari orang. Salah satunya teh siap saji yang dikemas dalam aerosol, teh aerosol atau teh semprot.

Apakah inovasi kemasan baru ini aman atau malah lebih banyak merugikan bagi kehidupan, masih perlu dikaji lebih lanjut. Atau kalau memang kita lebih hati hati, sebaiknya kita harus banyak kembali ke cara alami agar keseimbangan alam ini terjaga sehingga alam juga tidak akan ‘mengganggu’ kita. Semua kemasan pasti ada penambahan zat tertentu sebagai ‘pengawet’ agar tahan lebih lama. Kita harus lebih cerdas menyikapi hal ini agar lebih aman saat mengkonsumsi dan menikmati. Semoga kita selalu sehat.