‘Gerakan Ketuk Pintu’ Kader Tb-HIV Care Aisyiyah

Oleh : Dian Ika Sukmawati *)

Tanggal 24 Maret seluruh dunia memperingati sebagai hari Tuberkulosis (World TB Day), karena 24 Maret 1882 Dr Robert Kock mengumumkan ditemukannya kuman mycobacterium tuberculosis sebagai penyebab dari penyakit Tb. Kendati sudah 135 tahun yang silam namun penyakit ini tidak kunjung habis dimuka bumi ini, hal ini banyak sekali faktor yang mempengaruhinya salah satunya adalah pemahaman masyarakat yang belum utuh tentang Tb (Masyarakat tidak tahu apa itu Tb dan seberapa bahanya).

Momentum peringatan Tb ini digunakan oleh SSR TB-HIV Care ‘Aisyiyah Bojonegoro untuk menjalankan program Kementerian Kesehatan RI yang sudah bekerjasama dengan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah melalui PR (Prinsiple Recipient) Penggiat Tuberkulosis yaitu Program Ketuk Pintu.

Kegiatan ketuk pintu ini adalah kunjungan rumah yang dilakukan oleh kader dan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang Tb kepada warga dan melakukan skrining untuk menemukan terduga TB serta merujuk terduga Tb untuk meriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan.

Kegiatan dilakukan hanya di 9 Kecamatan saja yang menjadi daerah sasaran program Tb Care ‘Aisyiyah diantaranya Balen, Sumberrejo, Kedungadem, Sugihwaras, Kalitidu, Gayam, Baureno, Dander dan Kanor sebagai Kecamatan Mandiri. Jumlah kader yang diterjunkan berjumlah 78 orang.

Keberhasilan program ketuk pintu ini luar biasa, 3 kali lipat dari bulan2 biasanya. Sampai dengan tanggal 24 maret ini laporan dari kader yang masuk mampu menemukan 319 orang suspek (belum semua kader menyetorkan), CNR 30 orang, sisanya belum keluar hasilnya dari laborat.

Jumlah rumah yang dikunjungi laporan sementara berjumlah 8,907, jumlah yang diskrining 9.072 jumlah yang dirujuk 769, jumlah suspek 449 dengan bta+ 13,bta- 242, bta- rongten+ 14 dan yang belum semua suspek yang keluar hasilnya karena petugas laboratnya overload.

Semoga dengan banyak ditemukan akan segera hilang Tb di Bojonegoro.

Semoga kita selalu sehat.

*) Koordinator program Tb-HIV Care Aisyiyah Bojonegoro