Jatah Konsumsi Haji Bertambah

Sampai dengan pekan lalu pemilihan penyedia layanan katering Jamaah haji selama di Makkah sudah selesai dilakukan. Jumlah penyedianya ada 28 dapur katering. Jumlah dapur tahun 2017 ini lebih banyak 5 perusahaan dari pada tahun lalu. Karena kuota Jemaah haji kita kembali ke 211 ribu plus tambahan 10 ibu, maka penyedia konsumsi Jamaah haji di Makkah juga bertambah.

Adapun negosiasi Armina dan bandara Jeddah serta Madinah akan rampung pada pekan ini. Diperkirakan seluruh proses pemilihan penyedia katering di 4 lokasi (Makkah, Armina, Jeddah dan Madinah) akan bisa diselesaikan pada akhir bulan April ini.

Konsumsi di Makkah ada penambahan dari 24 kali menjadi 25 kali (sehari 2 kali yaitu siang dan malam). Tambahan 1 kali makan diberikan pada saat kedatangan atau keberangkatan jamaah dari /ke Madinah, karena perjalanan Madinah-Makkah membutuhkan waktu 7 hingga 8 jam. Sehingga diperlukan energi lebih saat kedatangan/keberangkatan. Apalagi pd saat kedatangan jamaah akan langsung melaksanakan Umrah qudum.

Konsumsi di Armina diberikan 16 kali semenjak kedatangan jemaah pertama di Arafah tanggal 8 Dzulhijjah sore sampai selesai melaksanakan nafar tsani tanggal 13 Dzulhijjah.

Konsumsi di Jeddah 1 kali diberikan kepada Jamaah baik yang tiba atau berangkatt melalui bandara Jeddah. Sedangkan untuk konsumsi di Madinah diberikan 18 kali atau 9 hari, selama Jamaah tinggal dan melaksanakan ibadah di Madinah.

Kendala tahun lalu yang saat ini menjadi prioritas peningkatan pelayanan katering diantaranya adalah Jamaah mengeluh mendapatkan layanan katering 1 hari pasca kedatangannya di Makkah, padahal di awal kedatangan mereka harus melaksanakan umrah qudum. Makanya tahun ini diberikan ‘Makan Selamat Datang’ atau ‘Makan Selamat Jalan’. Kedua, ada beberapa menu yang kita evaluasi karena dianggap kurang tahan terhadap kondisi panas. Ketiga, kondisi panas pada saat kedatangan di bandara Jeddah sehingga Jamaah merasa kelelahan, maka tahun ini Jamaah akan diberikan air mineral 1 botol @600 ml.

Semoga kita selalu sehat

Sumber : Kemenag