Apresiasi Para ‘Kartini’

Hari ini 21 April diperingati sebagai Hari Kartini, sebagai peringatan atas perjuangan emansipasi kaum perempuan, sehingga bisa berapresiasi seperti saat ini. Bahkan tidak sedikit kaum perempuan yang berprestasi melebihi kaum laki. Namun di era seperti ini masih banyak dampak atau ketimpangan yang dialami kaum ‘kartini’ sehingga menjadikan dirinya terjerat penyakit yang seharusnya bisa dihindari antara lain kanker serviks atau kanker leher rahim. Untuk memerangi kanker ganas yang menakutkan ini, sebaiknya penyakit ini lebih difahami agar terhindar dari para ‘kartini’, saudara, kerabat serta masyarakat sekitar ‘kartini’.

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker juga cukup tinggi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1,4 per 1000 penduduk, atau sekitar 330.000 orang. Kanker tertinggi di Indonesia pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Berdasarkan estimasi Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012, insidens kanker payudara sebesar 40 per 100.000 perempuan, kanker leher rahim 17 per 100.000 perempuan. Berdasarkan data Sistem Informasi Rumah Sakit 2010, kasus rawat inap kanker payudara 12.014 kasus (28,7%), kanker leher rahim 5.349 kasus (12,8%).

Saat ini para ‘kartini’ berpeluang bisa lebih meningkatkan kesehatan dirinya, antara lain dengan deteksi dini agar terhindar dari kanker leher rahim, melalui program PAP Smear Gratis bagi peserta JKN. Sebaiknya kesempatan ini tidak disia siakan. Selain untuk deteksi dini penyakit kanker serviks, juga bisa membatu menurunkan angka kesakitan dan kematian penyakit tersebut di negeri tercinta ini.

Para ‘kartini’ bisa konsultasi pada Dokter Keluarga atau Puskesmas untuk menggunakan fasilitas emas tersebut agar terjaga kesehatannya dan terhindar dari kanker serviks. Berjuang untuk diri sendiri serta memotivasi para ‘kartini’ disekitarnya agar semua kaum perempuan mengikuti program tersebut. Manfaatkan momen Hari Kartini yang baik ini sebagai awal peningkatan kesehatan para kaum ‘kartini’. Selamat Hari Kartini. Semoga kita selalu sehat.