bekraf

BEKRAF Mengajukan Potensi Wisata Daerah ke Mata Dunia

Oleh :Dr. Sri Suryaningsum, S.E., M.Si., Ak., C.A.*)

 

Pariwisata adalah salah satu sektor yang dapat menunjang kemajuan suatu daerah. Di Indonesia, pariwisata merupakan salah satu sektor yang cukup berpengaruh dalam bidang ekonomi. Banyaknya obyek pariwisata membuat banyak turis baik turis domestik maupun turis mancanegara sehingga membuat adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melihat prospek yang baik dari sektor pariwisata, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) mulai berencana untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke mata dunia. Langkah ini tak lain untuk membuat pariwisata Indonesia semakin maju. BEKRAF meminta beberapa kota di Indonesia seperti Bojonegoro, Banyuwangi, Siak, Yogyakarta, dan Bandung.

Bojonegoro

Bojonegoro merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tuban, kabupaten Lamongan, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Blora. Kabupaten Bojonegoro didominasi oleh tanah yang berbukit. Berada di sebelah utara (pegunungan kapur utara) dan disebelah selatan (pegunungan kapur selatan) yang mengapit dataran rendah disepanjang aliran sungai Bengawan Solo yang merupakan daerah pertanian yang cukup subur. Bojonegoro terdiri 28 kecamatan, yang dibagi atas 419 desa dan 11 kelurahan dimana pusat pemerintahan di Kecamatan Bojonegoro.

Kabupaten Bojonegoro yang sekarang dipimpin oleh Drs. H. Suyoto, M.Si. ini masih kental dengan kebudayaannya, seperti Tari Tayub dan Wayang Thengul. Bojonegoro juga memiliki beberapa tempat wisata yang bisa menjadi daya tarik tersendiri meskipun belum semuanya terkelola dengan baik. Seperti wisata alam, wisata keluarga, wisata sejarah, wisata religi, wisata belanja, dan wisata taman kota.

Kabupaten yang mempunyai tema “The Origin of Java and The Real Indonesia” ini mempunya potensi yang cukup besar dari sektor pariwisata nya, oleh karena itu diharapkan untuk dapat dikelola dengan baik dan dapat terus berkembang di masa yang akan datang dikarenakan sektor pariwisata merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Banyuwangi

Banyuwangi adalah salah satu kabupaten yang terletak di Jawa Timur yang merupakan kabupaten terluas di Jawa Timur dan juga terluas di Pulau Jawa. Banyuwangi berbatasan dengan Kabupaten Situbondo, Selat Bali, Samudera Hindia, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Bondowoso. Wilayah Kabupaten Banyuwangi cukup beragam, mulai dari dataran rendah hingga pegunungan. Di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bondowoso terdapat Dataran Tinggi Ijen dengan puncaknya Gunung Raung (3.344 m) dan Gunung Merapi (2.799 m). Dibalik Gunung Merapi terdapat Gunung Ijen yang terkenal dengan kawahnya, yaitu kawah Ijen.

Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah dimana pertemuan berbagai jenis budaya, mulai dari budaya Jawa, Bali, Madura, Melayu, Eropa, Tionghoa, dan budaya lokal Banyuwangi sehingga membawa khas tersendiri yang tidak ditemui di manapun wilayah Pulau Jawa. Banyuwangi juga memiliki banyak obyek wisata mulai dari wisata air, pegunungan, wisata keluarga, wisata sejarah, dan taman nasional. Obyek wisata di Kabupaten Banyuwangi sudah dikelola cukup baik sehingga dapat membawa peningkatan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Banyuwangi sendiri memiliki banyak julukan, diantaranya “The Sunrise of Java” karena Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah dimana terkena sinar matahari terbit di Pulau Jawa, “Kota Gandrung” karena daerah ini terkenal dengan kesenian Tari Gandrung yang merupakan maskot, “Kota Banteng” karena terdapat banyak banteng jawa di Taman Nasional Alas Purwo, “Kota Pisang” karena merupakan daerah penghasil pisang terbesar,  dan masih banyak lagi.

Siak

Siak merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Riau. Memiliki kawasan pesisir pantai yang berdampingan dengan beberapa negara tetangga membuat Kabupaten Siak masuk kedalam daerah segitiga pertumbuhan (Growth Triangle) yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sebagian besar daerah Siak terdiri dari dataran rendah di sebelah Timur, dan dataran tinggi disebelah Barat. Daerah ini mempunyai kelembaban dan curah hujan yang cukup tinggi.

Kabupaten Siak yang terletak 100 km timur Pekan Baru ini merupakan salah satu tujuan wisata warga Riau. Dengan cukup mudahnya menjangkau daerah ini baik dengan transportasi darat maupun trasnportasi air meskipun untuk transportasi air sangat terbatas, membuat Kabupaten Siak menjadi tempat andalan untuk berwisata. Terdapat beberapa tempat wisata andalan, seperti Istana Siak, Masjid Syahabuddin,  Balai Kerapatan Adat, Klenteng Hock Siu Kiong & Bangunan Merah, Kolam Hijau-Makam Raja Kecik dan Makam Sultan Siak II, Sunset di Pinggir Sungai karena cukup banyak aliran sungai di Kabupaten Siak, dan Air Mancur Zapin Menari.

Banyaknya destinasi wisata Kabupaten Siak yang cukup menarik banyak wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara membuat tingkat kunjungan wisatawan yang tumbuh positif setiap tahunnya. Dengan terus dilakukan pembangunan infrastruktur berkelanjutan, pariwisata di Kabupaten Siak ini diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian dan menjadi sektor andalan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah daerah istimewa setingkat provinsi yang merupakan peleburan dari Negara Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Paku Alaman. Yogyakarta terletak di sebelah selatan Pulau Jawa dan berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Yogyakarta terdiri atas satu kotamadya dan empat kabupaten yaitu Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, dan Kabupaten Kulon Progo. Empat kabupaten tadi terbagi lagi menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan.

Kota Yogyakarta terkenal dengan berbagai budayanya, baik budaya fisik maupun non fisik. Budaya fisik yaitu seperti kawasan cagar budaya dan benda cagar budaya. Yogyakarta memiliki kurang lebih 515 bangunan cagar budaya yang tersebar di 13 kawasan Cagar Budaya. Sedangkan budaya nonfisik yaitu seperti gagasan, sistem nilai atau norma, karya seni, sistem sosial atau perilaku sosial yang ada dalam masyarakat. Selain budaya, Yogyakarta juga terkenal dengan banyaknya tempat wisata seperti wisata candi, wisata pantai yang terbagi di area Bantul dan Gunung Kidul, wisata Goa, wisata Belanja, wisata Alam, wisata lainnya seperti kebun binatang, museum, Monumen Jogja Kembali (Monjali) dan masih banyak lagi.

Banyaknya obyek wisata di Yogyakarta sampai saat ini pun masih terus dalam proses pengembangan infrastrukturnya guna menambah daya tarik wisatawan. Beberapa obyek wisata baru pun mulai bermunculan dan mulai dikelola. Hal ini pun tak lain guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar khususnya dalam hal ekonomi.

Bandung

Kota Bandung merupakan ibu kota Provinsi Jawa Barat. Bandung berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Parahu yang lalu membentuk telaga. Kota ini dikelilingi oleh pegunungan yang berada di ketinggian ±768 m diatas permukaan laut. Titik tertinggi di bagian utara dengan ketinggian 1.050 m dan kawasan rendah di bagian selatan dengan ketinggian 675 m diatas permukaan laut. Kota Bandung dialiri dua aliran sungai utama yaitu sungai Cikapundung dan sungai Citarum, sehingga rentan dengan masalah banjir pada musim hujan.

Bandung atau yang sering disebut dengan Kota Kembang atau disebut juga dengan Parijs Van Java ini menjadi tujuan utama untuk menikmati liburan. Bandung memiliki tempat wisata yang cukup beragam, seperti wisata sejarah yaitu Gedung dan Museum, beberapa kawasan Taman Kota seperti Kebun Binatang Bandung, dan wisata belanja seperti kawasan Jalan Braga, kawasan Cihampelas, Cibaduyut, dan puluhan pusat perbelanjaan.

Meskipun dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung digerakkan oleh sektor perdagangan dan jasa juga sektor industri, sektor pariwisata juga ikut ambil bagian dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat karena iklim Kota Bandung yang dipengaruhi oleh iklim Pegunungan cenderung lembab dan sejuk tentunya cocok untuk para wisatawan yang ingin berwisata untuk melepas penat. Juga dengan banyaknya tempat wisata di Kota Bandung apabila dikelola dengan baik dan berkembang setiap tahunnya, tentunya akan semakin menarik perhatian para wisatawan.

Semoga kita selalu sehat.

 

*) Ketua Pe nelitian Unggulan Perguruan Tinggi UPNVY “Pengentasan Kemiskinan”

Kepala Pusat Penelitian UPN “Veteran” Yogyakarta