‘Manasik’ Kesehatan Haji 2017-12

Persiapkan kepulangan Kloter awal

Oleh : dr achmad budi karyono

Bagi jamaah haji gelombang 1, apalagi yang termasuk dalam kloter awal, setelah wuquf sebaiknya segera menyelesaikan rukun hajinya, dalam hal ini adalah towaf ifadhoh. Karena beberapa hari setelah hari tasyrik jamaah haji ini harus segera pulang ke tanah air. Bisa juga yang tercepat 2 hari setelah hari tasyrik, jamaah haji ini akan disibukkan mengemas barang, menimbang dan mengumpulkan koper. Tidak ada lagi waktu ‘santai’ untuk beli oleh oleh atau yang lain. Karena koper harus sudah diangkut 1 hari sebelum kepulangan.

Waktu yang tersisa itu biasanya terfokuskan untuk persiapan pulang yang terkadang banyak info yang cukup membingungkan. Oleh karena itu sebaiknya persiapan terkait barang bawaan sudah dilakukan beberapa hari sebelum wuquf sehingga setelah wuquf tinggal finishing saja. Hal ini berlaku bagi jamaah haji kloter awal, yang kepulangannya pada 5 hari pertama agar tidak terlalu cemas dan disibukkan pengemasan barang. Namun bagi jamaah haji gelombang 1 selanjutnya, bisa seperti biasa berkemas setelah hari tasyrik.

Membeli oleh oleh bisa dilakukan sebelumnya, saat sambil perjalanan pulang dari Masjidil Haram. Pertokoan sekitar Masjidil Haram atau sekitar pondokan menawarkan barbagai kebutuhan dan keinginan pembeli mulai makanan sampai emas yang selalu diidamkan para hajjah. Namun jamaah harus lebih cermat mengatur kondisi keuangan keluarga, mana kebutuhan dan mana yang keinginan. Selain itu juga harus dipertimbangkan cara membawa barang yang bisa jadi setiap hari diberi sepulang dari Masijidil Haram. Karena disepanjang jalan menuju masjid banyak para kaki lima menjajakan barang yang cukup menarik.

Para jamaah harus tetap menjaga kondisi kesehatan walau semua rukun haji sudah dilaksanakan. Karena tidak sedikit jamaah yang lengah menjaganya, haji sudah ditunaikan, sehingga kurang menghiraukan kesehatan diri. Hanya tinggal menghitung hari untuk pulang, dan saat bertemu dengan keluarga serta para tamu dalam keadaan kesehatannya terjaga. Dan para jamaah haji harus berusaha menghilangkan kesan bahwa jamaah haji tidak harus sakit terutama batuk.

Itulah kesibukan menjaelang kepulangan jamaah haji gelombang 1 kloter awal, yang tidak jarang membuat orang stress, apalagi dengan berbagai info yang kurang akurat. Sebaiknya semua jamaah haji harus tetap tenang serta menjaga kondisi kesehatannya. Semoga semua pelaksanaan ibadah haji sampai kepulangan lancar dan meraih haji mabrur. Semoga kita selalu sehat.