Bandara Madinah Sudah Megah

Seluruh jamaah haji dari negeri manapun sangat terkait dengan bandara internasional yang beberapa waktu lalu hanya dialokasikan di Jeddah. Dan sebagai bandara alternatif atau pendukung adalah bandara Madinah. Sebelumnya bandara Madinah hanya terbatas dapat digunakan oleh maskapai lokal saja seperti Saudi Arabian Airline. Sehingga semua jamaah haji gelombang pertama harus landing di bandara King Abdul Aziz di Jeddah yang selanjutnya dimobilisasi dengan transportasi darat ke Madinah.

Pada saat masa peralihan jamaah haji bisa landing dan take off dari bandara Madinah dengan keadaan yang ‘kurang layak’ karena bandara kecil dan terbatas. Kami pernah pulang haji melalui bandara Madinah. Pada saat itu antri emigrasipun dilakukan sampai diluar gedung yang tanpa tenda. Dan terkesan sebagai bandara khusus dan seakan bukan bandara untuk melayani penumpang komersial.

Saat ini sudah menjadi bandara internasional Madinahdengan nama Prince Mohammad bin Abdul Aziz, sangat megah dan setara dengan bandara internasional kota besar laindi dunia, bahkan lebih bagus dari bandara internasional Jeddah King Abdul Aziz. Hal ini merupakan salah satu wujud dari peningkatan pelayanan jamaah haji oleh pemerintah Saudi. Dengan harapan para jamaah haji lebih nyaman dan fokus pada ibadah haji sehingga akan meraih haji mabrur. Semoga kita selalu sehat. (Abk)