batik malaysia

Perbatikan Nusantara 1

DR Aning

Oleh : Dr. Sri Suryaningsum, S.E., M.Si., Ak., C.A. *)

 

Batik adalah suatu karya seni lukis dan tulis yang dituangkan dalam suatu kain. Indonesia memiliki kekayaan dalam hal kain batik tulis. Kain batik tulis ini merupakan kekayan warisan budaya yang sangat indah dan luar biasa. Kain batik tulis ini bernilai sangat tinggi dan merupakan kain batik yang sesungguhnya. Kain batik tulis ini sangat berbeda dengan kain bermotif batik. Kain bermotif batik bisa dijumpai dengan produksi masal dengan teknik cap, teknik printing, dan teknik pabrikan. Kain batik asli inilah yang tidak dimiliki Malaysia. Tulisan ini lebih banyak menyoroti perbatikan di Malaysia hasil dari observasi penulis di Pasar Seni, Central Market, Malaysia.

Kain bermotif batik Malaysia banyak diperdagangkan di Central Market, Malaysia. Central Market ini berdiri sejak tahun 1888. Sejarah perbatikan Malaysia berasal kota Trengganu dan Kelantan. Kain-kain bermotif batik khas Malaysia diperdagangkan di Central Market ini. Kedua kota ini memproduksi kain bermotif batik Malaysia dengan teknik pewarnaan cap, printing, dan pabrikan. Kain bermotif batik cap dan printing yang diproduksi kedua kota ini memiliki lebih banyak corak kontemporer. Corak kontemporer bisa sangat indah jika ahli dalam memainkan warna bagai suatu lukisan abstrak. Sebenarnya motif batik asli yang dikenalkan oleh Malaysia yaitu motif bercorak flora. Motif flora ini masih dapat dibagi menjadi dua, yaitu motif dengan warna-warna tajam dan motif dengan warna-warna agak lembut. Motif batik dengan warna-warna tajam digunakan untuk keperluan sehari-hari, sedangkan motif batik dengan warna-warna lembut digunakan untuk kepentingan pesta.

Bagaimana kondisi perbatikan Malaysia dalam hal kain bermotif batik Malaysia? Malaysia mengimpor kain bermotif batik dari negara lain. Salah satunya adalah negara Indonesia. Kain-kain bermotif batik ini dengan teknik pewarnaan printing dan pabrikan ini didatangkan dari Pekalongan, Indonesia. Malaysia mempromosikan bahwa barang yang dijual di Malaysia memang diimpor dari Indonesia, namun kain-kain ini khusus dipesan corak-coraknya. Kain bermotif batik Maalaysia ini spesial dan hanya ada di Malaysia.

Kepiawaian Malaysia dalam hal ini adalah memesan dengan corak dan warna berciri khas Malaysia. Jadi kain bermotif batik dari Pekalongan hanya ada di Malaysia. Mengapa Malaysia tidak membuat sendiri hal ini? Pelaku bisnis perbatikan Malaysia sangat realistis. Biaya produksinya akan membengkak dua kali bahkan empat kali lipat jika memproduksi sendiri, oleh karena itu kain-kain bermotif batik Malaysia berasal dari Indonesia karena biaya produksinya rendah. Faktor ini lebih dipengaruhi dengan biaya tenaga kerjanya. Tenaga kerja di Malaysia sangat mahal dibandingkan dengan tenaga kerja di Indonesia.

Apakah hal ini merugikan Indonesia? Tidak sama sekali, secara ekonomi dalam hal ini Pekalongan sebagai produsen kain bermotif batik akan mengalami perputaran dan pemasukan uang dari Malaysia. Produksi ini juga akan menyerap tenaga kerja di Pekalongan, yang nota bene Indonesia. Bagaimana dari sisi branding? Ini juga akan menguntungkan Pekalongan, Indonesia. Secara tidak langsung akan mempromosikan Indonesia jika  mereknya aslinya Pekalongan beserta dengan  nama Indonesia tetap dicantumkan dan melekat pada lebel kain bermotif batik Malaysia tersebut. Ini menunjukkan bahwa kain bermotif batik Malaysia adalah komoditas di Malaysia. Komoditas ini bersifat masal dengan nilai yang lebih murah. Komoditas berbeda dengan nilai seni yang tinggi.

Nilai seni yang tinggi dan agung inilah yang ada di kain batik tulis. Kain batik tulis asli Indonesia inilah satu-satunya kebanggaan bangsa karena sangat unik dalam hal teknik pembuatannya. Kebanggaan menggunakan batik tulis asli sudah seharusnya melekat pada masyarakat Indonesia. Sudah saatnya kain batik tulis asli yang bernilai seni tinggi ini dipahami dengan baik oleh pengambil kebijakan. Jangan sampai kebijakan menggunakan batik ternyata dipahami dengan menggunakan kain bermotif batik, apalagi kain bermotif batik tersebut ternyata mengimpor dari negara menghasil komoditas kain. Kalau hal ini sampai terjadi terus-menerus, maka akhirnya batik tulis asli akan habis.

Mari mencintai, memahami, dan melestarikan batik tulis asli kekayaan bangsa Indonesia. Semoga kita selalu sehat.

*) Ketua Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi UPNVY. Kepala Pusat Penelitian UPN “Veteran” Yogyakarta

Foto : Kain bermotif batik asal dari Pekalongan, Indonesia yang dijual di Malaysia. Kain bermotif batik ini berasal dari Pekalongan. Kain bermotif batik ini dibuat khusus untuk dijual di Malaysia. Pembuatannya merupakan pesanan khusus. Dokumen pribadi. 21 Juli 2017.