antrean poli rs

AIDS Masihkah Mengerikan?

Oleh : achmad budi karyono

Hari ini 1 Desember merupakan hari yang cukup menakutkan bagi setiap warga yang mengetahui tentang suatu penyakit yang siap menerkam siapapun. Hari AIDS sedunia, untuk memperingatkan warga dunia agar lebih waspada terhadap penyakit yang membuat sengsara berkepanjangan dan mematikan.

Mungkin kita cukup terkejut, bahwa kunjungan poli sebuah rumah sakit yang merawat AIDS pada bulan Nopember 2017 sebanyak 258 pasien baik itu pasien laki laki maupun pasien perempuan. Padahal jumlah pasien pada bulan yang sama tahun 2016, ‘hanya’ sebanyak 205 pasien.

Dari data kasar itu, perbedaan pasien sejak  bulan pada Nopember 2016 dan 2017 sebanyak 53 pasien. Andaikata kita ambil rata rata perbedaan perbulan 30-50 pasien, bias kita hitung sedikitnya ada peningkatan pasien poli AIDS sebanyak lebih dari 400 pasien AIDS pertahun atau sekitar 40 perbulan.

Betapa banyak warga kita yang tertimpa penyakit yang penularannya sebagian besar karena hubungan seks bebas ini. Sementara akankah kita tinggal diam, kurang atau tidak melaksanakan pencegahan yang harus kita lakukan bersama. Setiap insane medis sudah melakukan preventif tentang rantai penularan penyakit yang cukup menakutkanitu. Namun langkah itu kurang sempurna kalau tidak didukung oleh seluruh elemen masyarakat agar lebih efektif.

Hari ini kita diingatkan akan garangnya penyakit ini agar kita lebih waspada untuk meningkatkan pencegahannya supaya tidak semakin meluas. Angka penambahan 40 pasien AIDS perbulan itu bias jadi angka yang tercatat dan pasien yang mau berobat. Itupun data dari salah satu rumah sakit saja. Berarti sesungguhnya angka tersebut  bias sedikitnya 5 kali lipat, MENGERIKAN.

Sebaiknya kita harus mengingatkan pada siapapun tentang cepat meluasnya penyakit ini serta mudahnya cara mencegah penyakit ini yang penularannya lewat hubungan seks bebas. Pencegahan kita lakukan mulai dari keluarga, sanak saudara, para kerabat, tetangga dan masyarakat luas. Membantu mencegah penularan penyakit ini, kita akan ikut berkontribusi menjaga kesehatan generasi muda kita dan ikut andil membangun kesehatan dan kejayaan negeri ini. Kita harus memulai melakukan pola dan gaya hidup sehat. Semoga kita selalu sehat.