zhangbei 2

Kisah Lain dari Jalur Sutra 20

Dengan berat hati kami pun meninggalkan penginapan sederhana yang penuh makna itu. Kami harus menuju Beijing untuk etape perjalanan selanjutnya. Harapan besar kami saat itu agar bisa menikmati kembali di tempat seperti itu.

Kami telah ‘dijanjikan’, sepulang acara inti ini akan singgah ke icon China yaitu Great wall. Namun kami sempat ‘kecewa’ saat ada keputusan lain yang ternyata rombongan tidak singgah ke Great Wall  walau perjalanan ke Beijing ini melewatinya. Tidak ada guna hati ini menyimpan rasa itu. Dan kami segera ‘memutar otak’ mencari solusi agar bisa menggapainya.

Perjalanan ke Beijing memang memakan waktu sekitar 4 jam. Dan hari itu lalu lintas cukup padat oleh kendaraan roda 4 keatas. Selama di perjalanan kami menikmati keindahan sajian alam serta karya manusia yang sesuai dengan fungsi dan manfaat bagi warganya. Reaktor nuklir yang saat berangkat kemarin hanya 2 yang kami temui, ternyata saat pulang bisa kami jumpai lebih dari 10. Sehingga bisa diperkirakan kebutuhan listrik akan tercukupi. Namun masyarakat sudah terbiasa untuk berhemat, dengan cara mengatur penggunaan listrik otomatis seperti halnya saat kami tiba di apartemen saat tengah malam dengan penerangan lampu lorong yang nyala hanya ketika kami lewati saja.

Kami juga memperhatikan sekali lagi keberadaan pembangkit listrik tenaga surya ataupun pembangkit listrik tenaga angin atau bayu yang ‘terhampar’ sepanjang perjalanan antara Zhang jia kou dan Beijing. Kami juga singgah di rest area yang terdapat pengisian bahan bakar yang antara lain menyediakan charger kendaraan tenaga lintrik.

Hati ini kembali ‘menangis’ ketika melintasi dan memandang begitu ramainya para wisatawan mengunjungi Great wall. Namun kami sudah mempunyai solusi, keesokan hari akan mengunjunginya.

Hotel di Beijing kali ini berada agak luar kota di ring road 6 yang berbeda dengan saat kedatangan dulu yang berada di ring road 2. Dan kami pun segera check in serta membagi diri dalam 3 kamar dan menata barang bawaan. Dan seperti biasanya, kami tidak akan tinggal diam di dalam kamar, karena kami akan berpetualang untuk city tour.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)