kul iner

Kisah Lain dari Jalur Sutra 25

kul durian

Kami bersembilan menempati 3 kamar dari 5 kamar yg ada. Ukuran kamar cukup besar sehingga bisa menampung 4 orang dengan fasilitas cukup bagus dan tertata layaknya hotel. Memang design nya digarap dengan profesional sehingga menjadi hunian yang menjadi idaman. Dan tampak semua rumah ataupun apartemen di kompleks itu tertata rapi dan dipenuhi penghuni.

Sekitar 25 meter dari rumah itu tampak dua buah kolam renang yang mengundang kita untuk segera menghilangkan kepenatan. Setelah solat ashar kamipun tidak menyiakan kesempatan untuk segera beranjak ke kolam renang. Dan ternyata ada kolam jacuzzi yang membuat kami mengusir kepenatan dan membuat kami relaksasi layaknya di spa.

Kolam utama tidak begitu dalam, rata rata hanya sekitar 1,5 meter saja. Namun bentuknya menyenangkan dan menambah fresh suasana hati. Apalagi ditambah air yang sangat jernih dan menyegarkan serta membuat kami fresh.

Setelah maghrib kami berburu durian di pusat pedagang durian seperti halnya ucok durian kalau di Medan. Bermacam jenis durian tersedia disana, namun harganya cukup mahal. Tetapi kualitas rasanya memang terjamin enak. Dan semua yang kami beli benar benar durian pilihan dan memuaskan serta membuat ketagihan.

Sebelum menyantap durian kami ke food court terlebih dahulu untuk mengisi enerji. Seperti biasa, kami memesan aneka makanan dan siapapun boleh gabung sekedar mencicipi. Kami memesan sajian khas Malaysia karena lidah kami masih ingin menjelajah menyantap makanan negeri orang selagi masih disana. Setelah semua sajian terlahap habis, kami berbincang sekedarnya dan dilanjut ke pusat durian, Durian SS2.

Kami bersebelas memilih 12 buah durian dari berbagai jenis yang jajakan pada banner ukuran cukup besar. Tetapi pada saat kita masuk resto durian itu, kami dipandu oleh waiter dan diberi daftar jenis durian yang tersedia, semacam daftar menu. Kamipun memilih dengan segala fantasi tentang rasa durian yang membuat liur kami meleleh.

Dengan segala tingkah kami untuk melumat durian yang akhirnya juga habis tak bersisa, namun bukan berarti enak semua, ada dua buah yang hanya memiliki rasa yang standar. Hampir semua yang kami pilih rasanya memuaskan dan membuat ketagihan. Dan kami para muda ini telah menyantap durian dengan penuh semangat dan penuh rasa puas. Dan kami mengetahui batas maksimal yang boleh kami santap agar justru durian membuat kita lebih sehat dan bukan sebaliknya. Kamipun berbincang sekedarnya untuk menunggu sendawa karena rasa kenyang dan puas makanan yang santap, namun tidak berlebihan. Setelahnya kami langsung pulang karena esok pagi kami berdua sudah harus bertolak pulang ke negeri tercinta ini. Sedangkan saudara kami yang dari Belanda masih meneruskan tinggal di negeri jiran sampai sekitar 2 minggu ke depan. Semoga kita selalah sehat.