Lintas Mutiara 3

Pandangan

Oleh : BuSriMin

Pandangan setiap manusia pada manusia atau benda lain berbeda beda, cenderung subjektif karena dipengaruhi oleh perasaan, pengetahuan, pola pikir dan kecenderungan. Pandangan manusia sangat terbatas. Hanya dapat melihat dengan indera yang dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu.

Dari keterbatasan pandangan ini menimbulkan sikap yang berbeda antara  seorang dengan orang lain. Orang yang berprofesi pendidik cenderung sabar menasehati menjadi kebiasaan, pedagang cenderung ramah untuk menarik pelanggan, dokter cenderung memberi solusi kesehatan pada pasien,dan sebagainya

Syekh Thanthawi (Grand Syeikh Al Azhar Asy Syarif) menyampaikan kata-kata yang sangat  indah:

Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita.

Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita.

Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita.

Kita adalah pribadi yang menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian.

Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri.َ

Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah bersusah payah agar tampak baik di mata orang lain. Cukuplah dengan ridha Allah bagi kita, sungguh mencari kata baik  menurut manusia adalah tujuan yang tak akan pernah tergapai.

Sedangkan Ridha Allah atau pandangan baik menurut Allah Swt sebagai tujuan yang pasti sampai, dan harus senantiasa diupayakan oleh insan yang beriman. Semoga di bulan Ramadhan ini kita semua dapat menggapai  pandangan baik atau ridhaNya.

Ya Allah, ampunilah kekhilafan kami, aamin. Semoga kita selalu sehat.