Lintas Mutiara 247

Suara Hati

Oleh : BundaSriMin

Terkadang kita mengalami suatu peristiwa di luar perencanaan atau tak terduga, dan bisa jadi itu berulang kali.

Sebenarnya bila mau diam merenung sejenak, menggabungkan akal dan rasa, suatu peristiwa itu tidak ada yang tak terencana, hanya saja terkadang manusia kurang peka dengan firasat atau tanda tanda yang ada lewat hati kita.

Contoh, Cuaca pagi itu memang cerah, sehingga keluar rumah mengendarai sepeda motor sambil boncengkan anak kecil, dengan jarak tempuh agak jauh tidak membawa mantel, padahal dalam hati sudah terbersit bisikan bahwa nanti kalau hujan bagaimana, karena memang lagi musimnya, suara hati tersebut tidak diindahkan (tetap pergi tidak membawa mantel), dan benar adanya, belum sampai tujuan hujan turun dengan lebatnya.

Kemungkinan sering juga kita memiliki perasaan galau, sedih tidak tahu apa sebabnya, ternyata terjadi suatu peristiwa yang tidak menyenangkan.

Sesungguhnya perasaan galau atau sedih sebagai tanda tanda untuk mengevaluasi rencana, agar tidak terjadi hal hal yang tidak terduga.

Kebanyakan manusia memaksakan diri tanpa berkonsultasi dengan suara hati, padahal mendengarkan bisikkannya akan mempertajam kecerdasan indera ke enam.

Kepada Allah SwT Sang Pemilik hati selalu memohon, untuk dibisikkan kebenaran agar tidak salah jalan.

Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, amiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.