pantai

Lintas Mutiara 254

Indahnya AjaranMu

Oleh : BundaSriMin

Dalam ajaran Islam memposisikan istri begitu mulya, ia adalah seorang perempuan yang harus dipenuhi kebutuhan jasmani dan ruhani oleh sang suami, sekalipun si istri sudah bekerja dan dapat menafkahi dirinya sendiri, karena bekerjanya istri bersifat membantu atau bersedekah.

Suami memberikan nafkah berupa materi untuk mencukupi kebutuhan hidup, (hal ini dapat diambil pelajaran dalam pembagian waris, mengapa anak laki laki separoh dan anak perempuan seperempat, karena semua kebutuhan hidup istri/perempuan sudah ditanggung oleh suami.

Suami juga harus memenuhi kebutuhan ruhani, yaitu mendidik, menyayangi, menjaga, melindungi dan menggauli secara baik dan lembut, menjaga perasaan, hal ini sebagaimana hadist bahwa bercengkrama dengan istri (keluarga) itu lebih utama daripada i’tikaf di dalam Masjid.

Islam juga mengatur apa yang harus dilakukan oleh istri, menghormati, menjaga nama baik, selalu berpenampilan menarik (cantik), taat pada perintah, bahkan harus minta ijin dulu ketika akan menunaikan ibadah sunah, dan sebelum tidur untuk menyampaikan pertanyaan pada sang suami, apakah malam ini dibutuhkan apa tidak atau perlu ditemani (agar dapat ridlo suami), karena suami adalah pemimpin istri.

Islam juga memberi solusi apabila masing masing (suami istri) tidak dapat menunaikan kewajiban maka jalan terakhir adalah berpisah, perbuatan itu diperbolehkan tetapi dibenci oleh Allah SwT.

Sebenarnya bagi suami ada solusi lain, apabila si istri sudah tidak dapat menunaikan kewajiban, suami boleh berpoligami dan tidak harus meminta persetujuan istri, dan kebanyakan istri memilih mengundurkan diri daripada di poligami, hal ini bukan berarti tidak yaqin pada ajaran Islam, tetapi kebanyakan perempuan berpikir lebih baik hidup sendirian daripada makan hati.

Mengapa untuk istri tidak boleh poliandri, karena apabila diperbolehkan akan mengaburkan silsilah atau keturunan.

Apabila masing masing suami istri menyadari dan berusaha bersama sama menunaikan kewajiban sebaik baiknya, pasti keberkahan hidup itu akan selalu ada dalam keluarga.

Indahnya ajaran Islam untuk dijadikan pedoman, wallahua’lam bishowab.

Ya Allah berilah kekuatan hati untuk selalu mencintai, walau banyak ujian menghadang, aamiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.