Lintas Mutiara 285

Tak akan kemana

Oleh : BundaSriMin *)

Jodoh, rizqi dan mati adalah suatu kepastian pada manusia, kapan waktunya itu menjadi rahasiaNya,   dikaruniai potensi untuk digunakan sebagai proses atau ikhtiar dalam menggapai yang terbaik.

Seorang perempuan yang sudah berusia siap berkeluarga, menjelajahi berbagai kota, akhirnya dipertemukan dengan sang  arjuna tetangganya sendiri, teman sepermainan diwaktu kecil, bila sudah jodoh tak akan ke mana.

Pasangan suami istri antri di warung makan, karena pembelinya banyak mereka harus menunggu agak lama, saat mendekati gilirannya kesabarannya sang suami teruji, karena terlalu lama merekapun meninggalkan warung sebelum dapat pesanannya, rencana mereka akan membeli lima bungkus, tak berselang lama ada pembeli datang dengan jumlah pesanan  yang sama yaitu lima bungkus, itulah bila sudah rizqi tak akan ke mana.

Demikian juga kematian, semua orang pasti akan mendapatkan gilirannya, cuma waktunya kapan dan di mana, manusia tidak ada yang tau, hanya bisa berharap berusaha berdoa dapat menjalani kehidupan di dunia dengan memberi kemanfaatan, kebaikan pada banyak orang dan berakhir husnul khotimah.

Allah SwT akan memberikan hak manusia pada waktu dan saat yang tepat, yaitu ketika manusia sudah siap.

Menjalani hidup dengan ridlo, syukur dan selalu mujahadah kepadaNya adalah jalan terbaik bagi manusia dan insyaAllah tidak akan pernah mengalami kesedihan.

Ya Allah, ampunilah kekhilafan kami, amiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.

*) DR Sri Minarti Dekan Fak Tarbiyah IAI Suri Bojonegoro