Lintas Mutiara 303

Perjodohan

Oleh : BundaSriMin

Seorang ayah berkisah, telah menikahkan putri pertamanya dengan seorang laki laki melalui proses perjodohan, tetapi sang putri mohon maaf ke orangtuanya, setelah pernikahan itu merasa tidak ada kecocokan dan tidak bisa menjaga tali suci pernikahan atau minta berpisah.

Dengan perjodohan diharapkan akan tumbuh cinta setelah pernikahan, sebagaimana model pernikahan tempo dulu.

Melalui proses perjodohan diharapkan agar terjaga garis keturunan atau nasab, padahal alasan itu tidak selamanya benar.

Dengan perjodohan diharapkan agar kekayaan keluarga tidak pindah ke tangan orang lain.

Perjodohan memang diperbolehkan, akan tetapi harus ada musyawarah atau taaruf terlebih dahulu pada masing masing pihak, untuk menyamakan persepsi, apa yang menjadi visi misi dalam berkeluarga, dan masing masing pihak bisa saling menerima kelebihan serta kekurangannya, seiring berjalannya waktu cinta itu akan tumbuh dan berkembang.

Apabila dalam perjodohan tidak di awali dengan kesepakatan saling menerima kekurangan dan kelebihan, dikhawatirkan akan terjadi perpisahan dan ketidak harmonisan dalam berkeluarga.

Perjodohan merupakan salah satu cara bertemunya jodoh, oleh karenanya jangan pernah lupa mengonsultasikan pada Sang Penentu jodoh manusia, yaitu Allah SwT agar tidak terjadi penyesalan atau kesalahan.

Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, amiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.