manusiawi

Lintas Mutiara 343

Manusiawi

Oleh : BundaSriMin

Keberadaan manusia di muka bumi mengemban  amanah sebagai pemimpin untuk dipertanggung jawabkan.

Dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya, tidak lepas dari permasalahan ataupun ujian, mampukah menyelesaikan dengan baik?

Sebagai ilustrasi: bila manusia memilih peran menjadi pengemudi, sudah tentu memiliki tanggung jawab lebih besar dan harus lebih fokus karena keselamatan penumpang ada padanya, tentunya imbalan yang diperoleh juga lebih besar bila di banding menjadi penumpang saja.

Pengemudi mungkin pernah melakukan suatu kesalahan atau gagal fokus yang menyebabkan terjadinya kecelakaan dan itu manusiawi, tetapi harus ada upaya bagaimana kesalahan itu tidak berulang serta tidak menjadi patah semangat untuk memperbaiki.

Seorang pejabat yang tiba tiba dicopot oleh atasan tanpa adanya kesalahan, pasti menimbulkan kegalauan, mungkin bisa juga menyebabkan sakit pada sang mantan pejabat tersebut, itu manusiawi sekali, apalagi keluarga yang diharapkan bisa mendukung dalam keadaan susah atau senang, menjadi tidak bersahabat atau memusuhi seolah olah itu kesalahan dari Sang mantan pejabat,

Agar tidak sakit yang berlarut, sebaiknya memaknai jabatan merupakan hal biasa dan wajar saja, saat menerima amanah jabatan sebagai ujian yang harus dilaksanakan sebaik baiknya dan profesional, bahwa puncak kesuksesan manusia pasti ada masanya dan pergantian itu akan terjadi secepatnya, menyiapkan mental menerima pergantian dengan ikhlas serta lapang dada yang seharusnya dilakukan.

Usia manusia ibarat es batu, digunakan atau dibiarkan pasti akan meleleh dengan sendirinya,  memanfaatkan usia yang tersisa sebaik baiknya untuk kemanfaatan orang banyak adalah sikap terbaik.

Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, amiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.

Purwosari, 11 Mei 2019