Lintas Mutiara 392

Melawan Lupa

Oleh : BundaSriMin

“Manusia tempatnya salah dan lupa”, statemen di atas tidaklah tepat apabila dijadikan suatu kewajaran dalam melakukan suatu kesalahan dengan sengaja, atau melupakan kebaikan.

Manusia diberi potensi hati dan akal olehNya sebagai sarana untuk merenung dan berpikir  serta mengingat atau melawan lupa pada perbuatan yang dilakukan, sudah benar atau masih salah.

Melawan lupa untuk selalu berucap terima kasih pada sesama dan bersyukur pada ketentuanNya.

Melawan lupa kebaikan orang pada kita, agar tumbuh jiwa yang rendah hati, dan siap mental menghadapi perputaran roda kehidupan.

Melawan lupa pada pemberi motivasi saat kondisi jiwa yang lagi terpuruk, dan tetap setia atau tersenyum menemani.

Melawan lupa pada cinta orang orang yang setia bersama dalam suka dan duka.

Melawan lupa pada tulusnya cinta orangtua, yang membuat hati bahagia.

Melawan lupa untuk selalu bermunajat padaNya dalam keadaan sedih atau bahagia, dan itulah tanda tanda orang yang istiqomah dijalanNya.

Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, amiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.

Bojonegoro, 17 Juli 2019