Dengan Hati

Lintas Mutiara 382

Dengan Hati

Oleh : BundaSriMin

Dalam bahasa Arab, hati adalah qolbu. Qolbu memiliki dua makna. Pertama, inti dan kemulian sesuatu. Manusia dikatakan memiliki qolbu karena di dalam diri manusia ada sesuatu yang paling inti dan mulia. Kedua, sesuatu yang bolak-balik dari satu arah ke arah yang lain. Tidak dinamakan qolbu kecuali karena ia sering bolak-balik (taqallub).

Kata qolbu banyak disebut di dalam Al-Qur’an dan hadis. Namun apakah yang dimaksud qolbu itu adalah qolbu yang ada di dada (jantung) atau akal di otak?, Para ulama berbeda pendapat dalam hal ini.

Dr. Muhammad Musa Al-Shareef berpendapat, yang disebut qolbu dalam Al-Qur’an dan hadis bukan jantung yang di dada, bukan pula akal yang di dalam otak. Qolbu ini adalah unsur yang tidak terindra, bersifat spiritual dan memiliki hubungan yang erat antara jantung, otak, sistem indra dan sistem syaraf manusia.

Sekalipun hubungannya sangat erat, namun bentuknya belum diketahui pasti.

Bermacam macam tipe manusia dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, ada yang melakukan dengan profesional menyertakan hati dalam segala hal, sehingga semua dilakukan dengan ketulusan.

Ada tipe manusia yang melakukan pekerjaannya hanya bertendensi materi, akan bekerja bila diawasi, dan disesuaikan dengan imbalan yang didapat, biasanya tipe seperti ini selalu merasa kurang puas dengan jumlah pendapatannya, bisa juga segala cara dilakukan agar dirinya aman atau selamat, tetapi hatinya kemungkinan sakit karena sulit mendapatkan ketenangan.

Sesungguhnya profesi apapun itu, apabila dalam menjalankan menyertakan hati yaitu ketulusan, dengan cinta dan kasih sayang, kemuliaan, dan kecerdasan serta profesionalitas pasti akan menyenangkan serta membahagiakan.

Ketika terjadi pemindahan posisi jabatan atau kedudukan, apabila menyertakan hati, pasti akan dapat dijalani dengan rasa syukur atau terima kasih.

Sungguh indah hidup ini bila dijalani dengan menyertakan hati, pasti akan mendatangkan kedamaian dan kenyamanan pada diri dan lingkungan sekitar.

Ya Allah, ampunilah kekhilafan kami, amiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.

Purwosari, 4 Juli 2019