gengsi

Lintas Mutiara 413

Gengsi

Oleh : BundaSriMin

Gengsi dapat diartikan harga diri, kehormatan atau martabat.

Di sepanjang jalan pasar desa, ada seorang nenek tua menjajakan buah pisang yang dipanen dari kebunnya sendiri, terlihat seorang ibu muda yang turun dari mobil mewahnya jalan menuju ke dagangan sang nenek, “berapa harga pisangnya nek,? Jawab sang nenek: semua 15.000 Neng, Ibu muda tersebut masih menawar dengan harga 10.000, dan akhirnya pisang tersebut diserahkan dan sambil berucap alhamdulillah sudah laku dibeli orang kaya.

Dengan bangganya sang Ibu muda sambil membawa pisang langsung masuk mobil mewah hasil tawaran dari orangtua yang sudah renta dan miskin.

Di saat yang lain ibu muda tersebut mengundang teman teman sosialitanya makan di rumah makan ternama, terlihat struk menghabiskan uang 455.000 , ia berikan uang 500.000 dan tidak usah kembaliannya, dan terlihat sisa makanan yang tidak dihabiskan.

Dua kejadian di atas karena keduanya mempertahankan gengsi, tetapi bukannya gengsi yang tertukar, dagangan nenek tua bila perlu harganya dilebihkan, bukan malah ditawar, akhirnya gengsi dimenangkan oleh sang nenek.

Bukannya kita harus menyayangi yang tua dan lemah, tidak sebaliknya, namun dalam kenyataannya alasan gengsi, yang lemah malah terdholimi.

Orang yang benar benar baik akan melakukan segala sesuatu karena anjuran dan perintahNya, bukan karena gengsi pada manusia.

Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, amiin. Semoga bermanfaat. Semoga kita selalu sehat.

Purwosari, 10 Agustus 2019