ciplukan

Serial : Sisi Lain Jembatan Gantung 16

Oleh : Yu Fit

Aku sebelumnya tak pernah tau bahwa ciplukan bisa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, bahkan ciplukan bisa dibandrol dengan harga yang cukup mahal ditoko swalayan.

Aku sejak kecil tinggal didesa yang masih sepi dan jarang dilewati kendaraan pada masa itu. Bermain dengan anak sebaya memang sudah tradisi yang tak bisa dihindari. Bukan main gadget atau mainan viral pada masa kini, namun bermain dengan alam adalah dunia kami para anak yang tinggal didesa yang terhubung dengan jembatan gantung itu.

Setiap pulang sekolah kami terbiasa berkumpul dengan teman sebaya dan juga menentukan permainan apa yang akan kami lakukan hari ini. Kebetulan saat itu aku dan teman- teman sebaya masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

Akhirnya kamipun menentukan untuk bermain ditepi sungai. Dimana sungai yang akan kami jadikan tempat main bukan sungai yang curam dan berarus deras, namun sungai ini memiliki tepi yang landai dan juga arusnya normal dengan air yang dangkal.

Terlihat bebatuan kecil-kecil dibawah air yang mengalir menambah air nampak bersih dan jernih bila dilihat dari atas jembatan gantung. Tak dianggap bahaya bagi orang tua kami bila kami bermain dibawah jembatan ini karena memang sudah menjadi tradisi dan kebiasaan anak kecil disini sejak jaman dahulu.

Mencari buah ciplukan yang masak adalah hobby kami semua. Memang banyak tumbuhan ciplukan yang tumbuh dibawah jembatan gantung ini sehingga tempat ini akan selalu dikunjungi oleh anak-anak yang senang memburu buah ciplukan.

Memiliki rasa yang manis saat masak dengan ciri warna kulit menguning dan bahkan kering adalah pertanda bahwa buah ciplukan sudah siap untuk dipetik dan langsung dimakan.

Tumbuhan ciplukan sendiri merupakan jenis tumbuhan yang hidup didaerah beriklim tropis seperti di negara Indonesia ini.

Bertempat tinggal Kabupaten Bojonegoro adalah suatu berkah tersendiri karena kaya akan tumbuhan beraneka ragam dan memiliki banyak jenis dan manfaatnya seperti tumbuhan ciplukan ini.

Tanpa bekal apapun aku dan teman-teman memanen buah ciplukan, kami sudah ahli memilih dan memilah buah ciplukan yang sudah masak. Tak hanya dibawah jembatan gantung, kami juga mencari buah ciplukan sampai ke pekarangan orang hingga ditepi jalan.

Memang ciplukan bisa hidup dimana saja. Kadang dijumpai ditepi sungai, dipekarangan, dihutan dan bahkan juga ditepi jalan.

Dulu orang memandang buah ciplukan hanyalah buah yang ada direrumputan dan tak akan menjadi sesuatu yang spesial bila menemui buah ini. Namun saat ini sudah mulai sulit ditemui tumbuhan ciplukan ini.

Ciplukan memiliki nama yang berbeda di setiap daerahnya. Bila dijawa disebut ciplukan, didaerah lain juga disebut buah centuman, keceplosan, angket, dedes, cecendet dan mungkin beberapa nama lainnya.

Memiliki batang yang lunak, berdaun mirip daun pepaya namun kecil, serta memiliki bunga kecil berwarna putih sebagai calon buah dari ciplukan. Ciplukan memiliki warna hijau saat masih mentah dan akan berwarna kuning saat masak.

Nah yang paling penting saat ini adalah kita harus mengetahui manfaat kan kandungan yang terdapat pada buah legendaris masa kecil ini.

Selain menjadi buah legendaris, ciplukan merupakan buah yang spesial yang mana meskipun hidup ditempat yang terbilang liar, ciplukan saat ini masih menjadi curi pandang pagi orang-orang yang peduli akan kesehatan.

Bahkan ada juga yang sengaja menanam tumbuhan ciplukan untuk dikonsumsi dan dijadikan sebagai obat, jadi tidak perlu mencari di pekarangan lagi kalau ingin mengonsumsinya.

Ciplukan sendiri memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak seperti vitamin C, asam malat, alkaloid, tania, kriptoxantin, savonin, flavonoid, polifenol, fisalin dan asam sitrun. Nah dilihat dari kandungan senyawanya dan hasil dari penelitian  ceplukan dapat digunakan untuk mencegah dan menghentikan penyebaran berbagai jenis kanker dan dan juga dapat menetralkan radikal bebas yang sudah masuk kedalam tubuh karena ciplukan kaya akan antioksidan.

Tak cukup sampai disitu, ciplukan juga bisa menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh karena didalam ciplukan terdapat kandungan asam oleat yang memang bisa menurunkan kadar kolestrol serta mengurangi resiko penyakit jantung dan hipertensi.

Selanjutnya bagi kita kaum wanita yang mengidamkan tubuh ala wanita korea yang langsing dan berat badan stabil bisa mengonsumsi ciplukan sebagai makanan rutin nih. Karena buah ciplukan ini meskipun memiliki rasa yang manis saat matang ternyata memiliki kadar kalori yang rendah. Namun buah ciplukan sudah mampu memenuhi nutrisi harian yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain manfaat diatas, berikut adalah beberapa khasiat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsinya  buah bahkan sari daun ciplukan. Dapat mengatasi rasa nyeri otot, menurunkan berat badan, mengurangi kadar kolestrol, melindungi tubuh dari ancaman radikal bebas.

Meskipun dulu bagi kita ciplukan adalah hal yang biasa, namun sekarang ciplukan telah menjadi buah yang populer, bahkan saat ini sudah banyak kita jumpai buah ciplukan dijual di supermarket dan dibandrol dengan harga yang cukup mahal.

Sampai saat ini belum ada kemasan atau menyediakan ciplukan dalam bentuk lain, atau mungkin jeli atau permen. Ini adalah salah satu peluang bagi kita untuk bisa menyediakan ciplukan dalam kemasan.

Semoga kita selalu sehat, dan selalu bersyukur akan nikmat.