kendhi

Sisi Lain Jembatan Gantung 12

Seger e Banyu Kendhi

Oleh : Yu Fit

Jaman sudah modern, dimana-mana kita temui plastik. Gelas plastik, bungkus plastik, tas plastik, bahkan botol pun hampir semua plastik.

Sampah sering berserakan ditempat umum dan hampir didominasi oleh sampah plastik, padahal kita semua tahu bahwa plastik merupakan sampah yang sangat buruk bagi bumi dan alam kita tercinta ini.

Pada pertengahan tahun 2019 ini, pemerintah daerah di Kabupaten Bojonegoro telah membuat tindakan dan Peraturan mengenai pembatasan penggunaan plastik. Yang mana hal itu dimaksudkan untuk mengurangi produksi plastik yang akan berdampak pada meningkatnya sampah plastik dikabupaten Bojonegoro.

Hal tersebut dimulai sejak dini, dimana anak sekolah mulai dari tingkat dasar diwajibkan membawa tumblir atau tempat minum pribadi dan yang bisa digunakan jangka panjang. Termasuk bagi pegawai pemkab sendiri, dilarang menggunakan bungkus yang berbahan dasar plastik.

Saat acara rapat pun diharuskan menggunakan gelas berbahan keramik atau kaca untuk minuman para tamu undangan saat rapat.

Dari semua tindakan dan peraturan tersebut, kita seharusnya menengok kembali kepada hal yang alami dan tetap bisa disukai oleh banyak masyarakat.

Masih kenalkah kita pada sesuatu yang berbentuk bulat dengan kepala kecil bertangkai sebagai pegangan dan memiliki ujung lancip dengan lubang kecil serta termasuk kedalam jenis gerabah. Benar sekali dia adalah kendhi.

Kendhi adalah jenis gerabah yang dulu sering kita jumpai dirumah orang desa dan digunakan sebagi tempat air minum, termasuk di desa sekitar Jembatan Gantung. Memang yang didalam kendhi hanyalah air minum biasa dan berwarna normalnya air. Tak ada yang diberi warna atau rasa-rasa lain.

Namun siapa yang menyangka jika sampai saat ini pun masih ada beberapa orang yang menggunakan kendhi sebagai wadah air minum dirumahnya. Seperti yang dilakukan embah saya yang sampai saat ini masih biasa minum air dari kendhi.

Ada alasan kenapa beliau masih senang minum air dengan kendhi, karena rasa dan aroma air akan terasa berbeda jika dari botol plastik atau tempat air minum yang lain. Air yang dari kendhi lebih terasa segar dan terasa sejuk saat diminum. Dan bau ampo atau aroma air bercampur tanah juga menambah kesegaran air yang diminum dari kendhi.

Berjarak sekitar 200 meteran dari rumahku masih dapat ditemui seorang pembuat kendhi. Yang mana orang tersebut sudah lama mengerjakan pekerjaan sebagai seorang pembuat kendhi. Dan memang sampai saat ini masih saja ada peminatnya. Yah, meskipun peminat kendhi tidaklah sebanyak dulu. Penjual kendhi biasa menjual kendhi secara keliling dari desa ke desa. Untuk harga kendhi masih terbilang sangat ekonomis berkisar antara sepuluh ribuan saja.

Kendhi dibuat dari tanah liat yng dibakar, dan pada umumnya memang sudah terlihat bekas bakaran di sisi luar kendhi itu sendiri. Coklat tua agak kehitaman dan bahkan ada juga yang sampai berwarna hitam sepenuhnya. Kendhi memiliki struktur permukaan luar yang terlihat agak kasar dan masih terlihat pori-pori dari tanah.

Air segar yang disimpan didalam kendhi memiliki tingkat kesegaran yang lebih menyehatkan tentunya. Pasalnya ada sebuah artikel yang menyebutkan bahwa dengan meminum air kendhi yang sudah diendapkan selama satu sampai dua malam akan memberikan manfaat bagi tubuh kita. Diantaranya tubuh menjadi segar dan lebih cepat untuk mengobati rasa haus.

Hal tersebut karena pori-pori pada kendhi memberikan ruang bagi oksigen untuk bisa masuk kedalam air dalam kendhi sehingga dapat mempengaruhi kualitas air dalam kendhi menjadi lebih sehat. Selain hal tersebut pori pori yang terdapat dalam kendhi dapat juga menyaring kotoran dan bahkan kandungan radikal bebas yang terdapat dalam air minum sehingga air menjadi bersih dan sehat

Bahkan rasa segar dan sejuknya air dalam kendhi jauh lebih menyehatkan dan lebih nikmat secara alami bila dibandingkan dengan air dingin yang tersimpan dibotol plastik dan disimpan didalam kulkas.

Jadi kita bisa dengan mudah mendapatkan kualitas air minum dengan kandungan oksigen yang cukup dengan biaya yang murah hanya dengan menggunakan kendhi sebagai tempat air minum yang alami dan berasal dari alam. Tidak harus kita mengeluarkan banyak uang hanya untuk membeli air dengan kandungan oksigen yang tinggi ditoko.

Air kendhi tiada duanya, memang segarrr, alami.

Semoga kita selalu sehat, dan selalu bersyukur akan nikmat.