dr novia

Hari Kesehatan Dunia

Oleh : dr achmad budi karyono

WHO menetapkan 7 April sebagai Hari Kesehatan Dunia. Hal ini untuk mengingatkan kita semua agar selalu menjaga kesehatan sepanjang masa. Karena kondisi kesehatan tidak bisa didapat secara instan ketika kita mau saja. Tetapi status kesehatan didapatkan dari sedini mungkin bahkan ketika kita masih dalam kandungan.

Ibarat membangun rumah kalau fondasi yang kita buat sesuai atau diatas standar dan bahan yang kita gunakan berkualitas baik maka kita akan mendapatkan rumah yang kuat dan kokoh. Jadi bukan sekedar memperbaiki kerusakan, kemudian berharap menjadi sempurna seketika bagai disulap, padahal semua itu melalui proses tertentu.

Ditengah situasi pandemi global Covid-19 ini, Hari Kesehatan Dunia 2020 mengangkat tema Support Nurses and Midwifes. Kalau tahun sebelumnya dunia kesehatan mengangkat tema penyakit ‘elit’ yang berhubungan dengan pengobatan canggih serta tehnologi terkini.

Namun tahun ini sangat ironis sekali, di Hari Kesehatan Dunia 2020 masyarakat dunia terkoyakkan oleh makhluq kecil yang sebelumnya tidak diperhitungkan, golongan virus Corona.

Sampai hari ini penduduk dunia yang positiv terinfekai Covid-19 sebanyak 1.346.566, jumlah yang meninggal 74.697, yang sembuh 278.695. Sedangkan di negeri tercinta ini yang positive  terinfekai 2.491, jumlah yang meninggal 209, yang sembuh 192. Sungguh merupakan angka yang menghentakkan kita agar lebih menjaga kesehatan kita semua.

Sebenarnya sangat sederhana agar bisa terhindar dari penyakit semacam flu ini. Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta  mengkonsumsi makanan bergizi dan melaksanakan pola hidup sehat yang lain, InsyaAllah akan terhindar dari Covid-19. Masyarakat harus bersama sama melaksanakan dengan serentak. Kalau tidak akan menjadi lingkaran setan tiada putusnya.

Bagi seluruh tenaga medis dan paramedis di garda depan yang selalu berjuang melawan Covid-19, merupakan pejuang dan pahlawan terdepan pandemi global ini. Bagi sejawat kita yang telah mendahului gugur dalam perjuangan, semoga diterima sebagai syuhada.

Bagi yang berwenang agar mencukupi ‘amunisi’ para pejuang garda depan untuk melengkapi APD serta peralatan vital yang berfungsi kurativ agar bisa menyembuhkan yang terinfeksi.

Semoga kita selalu sehat