IMG_1880 - Copy

Narkoba Masih Marak di Pandemi

Hari ini 26 Juni 2020 diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Skala internasional menunjukkan penyebaran narkotik sudah demikian sporadic, merata di seluruh pelosok dunia.

Hal ini sebagai wujud keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap ancaman bahaya Narkotika atau lebih populair kita sebut Narkoba. Juga merupakan peringatan keras untuk menyadarkan warga sedunia untuk membangun solidaritas umat sedunia, mencegah dan memberantas penyalah gunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Langkah peredaran narkoba, tidak terhenti walau saat ini dunia dilanda Pandemi global. Seakan para pengedar dan pemakai tidak pedulikan bagaimana kalutnya sektor kesehatan dan sektor perekonomian dunia yang seakan sedang diruntuhkan oleh makhluq kecil yang tak terlihat. Pendamba narkoba hanya memikirkan kepentingannya saja agar keinginannya tercapai.

Ditengah Pandemi Covid-19 ini para pengedar dan pemakai terngkap petugas hampir pada setiap minggu, dan hal ini tersebar di seluruh wilayah negeri ini, walau bidikan utamanya kota besar. Namun tidak sedikit juga mereka merambah daerah pelosok yang dinilai cukup potensial.

Penyalah gunaan dan peredaran gelap Narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun, merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat, serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu besarnya dampak kerusakan yang ditimbulkan dari peredaran gelap Narkoba digolongkan dalam kejahatan luar biasa (extraordinary crime) dan serius (serious crime). Terlebih lagi peredaran gelap Narkoba bersifat lintas negara (transnational) dan terorganisir (organized) sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak oleh yang berwenang.

Peredaran Narkoba jelas dilakukan oleh kepentingan oknum tertentuyang tentunya bisa kita patahkan kalau seluruh komponen masyarakat bersatu melawan Narkoba sebagai kepentingan bersama.

Kedepan pemerintah pusat dan daerah serta lintas sektoral dan seluruh komponen masyarakat harus bekerja sama dalam mendesain program dan anggaran terpadu terkait pencegahan dan pemberantasan Narkoba dalam kerangka penanganan darurat Narkoba. Kita harus menjaga generasi muda agar jauh dari urusan Narkoba. Diharapkan HANI tahun 2020 ini akan lebih menggugah kepedulian seluruh warga masyarakat mewaspadai Narkoba yang semakin mengancam kehidupan disemua lini.

Semoga kita selalu sehat. (Abk)