Bahasa Kasih

Lintas Mutiara 719
Oleh : BundaSriMin
Bahasa sebagai alat komunikasi yang sangat diperlukan dalam interaksi antar manusia, dan dapat membuat suasana menjadi menyenangkan apabila saling mengerti dan memahami pada kemauan atau kebutuhan masing-masing orang.
Meminjam istilah Dr Aisyah Dahlan, bahwa “bahasa kasih” dapat digunakan untuk menumbuhkan gelora cinta “kasmaran” pada suatu hubungan, sebagai syarat kebahagiaan, yaitu:
Sentuhan fisik : misalkan pelukan, belaian, dan salaman, akan dapat mencairkan suasana.
Waktu luang yang memang dikhususkan untuk menemani, bercengkrama, bersenda gurau, akan meluluhkan ketegangan.
Pujian atas kebaikan yang dilakukan, dengan kata kata indah, akan membuat hati berbunga bunga.
Hadiah, bentuk ungkapan rasa yang disukai kebanyakan manusia, dan dapat merubah kebencian menjadi yang dirindukan.
Pelayanan penuh keikhlasan dalam rangka mempersembahkan yang terbaik, akan menghadirkan penghargaan.
Lima bahasa kasih di atas, dicontohkan oleh Rasulullah dalam berinteraksi dengan pasangan dan anak anaknya, maka dapat dijadikan sebagai teori terbarukan dalam berkomunikasi, sebagaimana dalam ummul kitab al Fatihah, pada intinya “mengawali segala sesuatu dengan rasa cinta dan kasih sayang”.
Ya Allah ampunilah kekhilafan kami, aamiin.
Semoga bermanfaat.
Semoga kita selalu sehat.
Purwosari, 13 Agustus 2020
SriMinarti10Bjn